Jumat, 17 Oktober 2014

Botol Harapan

Terbang sudah seluruh mimpi
Terbang sudah setiap harapan
Terdampar rapi di pantai kerinduan
Tempat mimpi terkubur perlahan-lahan

Kerinduan itu membuatku berteriak
"Aku menunggu kedatanganmu"
Namun bertahun-tahun berlanjut
Hati ini terlampau kosong sepi tanpa suara

Pantai-pantai rindu mulai menghitam
Rumput-rumput kerinduan tak lagi berlagu
Semuanya hilang kendali
Tanpa tau lagi arti dan tujuan

Dalam hitungan detik hatiku membeku
Dalam putaran waktu mimpiku membeku
Teronggok sendiri dalam kerinduan
Saat radarku kehilangan dirimu KASIHKU

Tidak ada komentar: